Cara Merawat Burung Anis Merah

Diposting pada

Cara Merawat Burung Anis Merah – Anis merah atau Geokichla citrina merupakan jenis burung pengicau yang berasal dari keluarga Turdidae.

Burung ini terkenal dengan suaranya yang merdu, lantang dan bervareasi. Selain itu, ia juga memiliki kebiasaan yang unik ketika sedang berkicau, yaitu menundukan kepala sambil bergerak kekanan dan kekiri seperti burung yang sedang teler.

Dengan berbagai keistimewaan tersebut, burung anis merah sangat diminati para kicaumania. Baik oleh kicaumania senior maupun yang masih pemula.

Berbicara soal para pemula dalam dunia burung, tentu ada banyak hal yang harus dipelajari, terlebih soal perawatan masing-masing jenis burung.

Misalnya kamu ingin memelihara burung anis merah, tentu kamu juga harus tahu bagaimana cara merawat burung tersebut dengan baik. Tidak hanya sekedar sehat saja, namun bagaimana ia mampu mengelurkan performa kicau terbaiknya.

Nah, berikut ini beberapa tahapan cara merawat burung anis merah supaya sehat dan gacor.

Cara Merawat Burung Anis Merah

Deskripsi Burung Anis Merah

Anis merah merupakan burung kicau bertubuh sedang, panjang tubuhnya sekitar 20 cm hingga 23 cm dengan bobot sekitar 47–67 gram.

Burung dewasa memiliki warna bulu jingga terang pada bagian kepala, tengkuk dan tubuh bagian bawah.

Tubuh bagian atas, sayap, hingga ekor berwarna abu-abu kebiruan dengan corak bersisik putih.

Paruh berwarna hitam, iris coklat, mata hitam tajam dan kaki berwarna coklat.

Karakter Dasar Burung Anis Merah

Sebelum mempelajari cara merawat anis merah, tentu kita harus mengerti karakter dasar dari burung tersebut. Berikut ulasan tentang karakter dasar anis merah.

1. Sensitif

Yups, anis merah adalah burung yang sensitif dan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan lingkungan baru.

Perlakuan kasar, perubahan lingkungan secara drastis, hingga perubahan ornamen di dalam sangkar dapat menyebabkan anis merah menjadi stress.

2. Pembosan

Membiatkan anis merah berada ditempat yang sama dalam waktu yang lama adalah hal yang burung. Biasanya burung tersebut akan merasa bosan dan menjadi malas berkicau.

Solusinya cobalah gantang anis merah ditempat yang berbeda secara berkala. Jika biasanya digantang di samping rumah, cobalah gantang di depan rumah.

3. Birahi Cepat Naik

Anis merah mudah sekali mengalami peningkatan birahi, bahkan terkadang mengalami over birahi yang berdampak buruk baginya.

Penyebabnya sangat beragam, bisa karena durasi penjemuran yang terlalu lama, pemberian pakan tambahan yang berlebihan hingga karena melihat burung anis merah lain.

Hal-hal tersebut bisa menjadi penyebab naiknya tingkat birahi burung anis merah.

4. Sangat Manja

Karakter yang keempat ini terbilang unik, bahkan hampir tidak ditemukan pada jenis burung kicau lain.

Nah, pada umumnya, ketika Anis Merah melihat orang yang merawatnya setiap hari, ia tidak mau berkicau apalagi sampai teler.

Menurut beberapa sumber mengatakan bahwa psikologi Anis Merah menganggap sang perawat sebagai pasangannya. Aneh kan? tapi itu kenyataanya.

Sehingga dalam kontes punglor merah ini, rata-rata joki penggantang burung dan joki lapangan merupakan orang yang tidak terlihat dalam perawatan harian burung tersebut.

5. Mudah Jinak

Point kelima ini selaras dengan point keempat. Karena sifat manja burung ini yang terlalu tinggi, maka ia juga mudah jinak dengan perawat atau pemiliknya.

Makanan Burung Anis Merah

Merawat hewan apanpun, pakan merupakan hal penting yang harus selalu diperhatikan. Tidak hanya sekedar banyak, namun harus bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan. Berikut ini beberapa jenis pakan anis merah yang perlu kamu ketahui.

1. Voer

Voer merupakan jenis pakan burung yang diracik oleh para ahli menggunakan bahan-bahan berkualitas.

Pemberian pakan veor ini sangat diminati para penghobi burung karena dinilai lebih simple dan memiliki kandungan gizi yang sudah disesuaikan.

Untuk burung Anis Merah, sebaiknya diberi voer dengan kadar protein sedang, yaitu berkisar 12%-18 %.

Pastikan voer selalu tersedia dalam cepu pakan dan sebaiknya diganti setiap 2 hari sekali agar voer tetap fresh.

2. Buah Segar

Selain voer, anis merah juga perlu diberi pakan berupa buah-buahan segar agar metabolisme baik dan tetap sehat.

Beberapa jenis buah yang disukai oleh burung tersebut diantaranya Pepaya, Pisang Kepok Putih, Pir, Apel, Tomat dan buah berdaging lunak lainnya.

3. Pakan Tambahan / Extra Fooding (EF)

Untuk mendapatkan kualitas suara anis merah yang bagus dan performa yang baik, kamu bisa memberi Anis Merah pakan tambahan atau yang dikenal dengan istilah EF (Extra Fooding).

Beberapa jenis pakan tambahan yang bagus untuk Anis Merah, yaitu Jangkrik, Kroto, Cacing, Orong-orong, Ulat Hongkong, Kelabang, Ulat Bambu, Belalang dan serangga lainnya.

Pemberian pakan tambahan harus disesuaikan dengan karakter si burung dan pastikan kamu memperhatikan dampak dari pemberian pakan tambahan tersebut.

Cara Merawat Burung Anis Merah

Setelah mempelajari karakter anis merah hingga beberapa jenis pakan yang bagus untuknya, selanjutnya kita akan mempelajari cara perawatanya.

Cara merawatnya saya bagi menjadi tiga bagian, yaitu pewatan harian, perawatan untuk lomba dan perawatan setelah lomba. Jadi silahkan baca dan perhatikan dengan baik.

1. Perawatan Harian Anis Merah

Pada dasaranya perawatan harian semua burung kicau sama, jika ada perbedaan pun hanya sedikit. Rutin dan konsisten merupakan kunci keberhasilan perawatan harian.

Berikut ini contoh pola settingan harian burung anis merah yang bisa kamu terapkan :

  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan kurang lebih 30 menit.
  • Selanjutnya jam 07.30 burung dimandikan, bisa menggunakan metode keramba maupun semprot. Sesuiakan saja dengan kebiasanya.
  • Agar terhindari dari berbagai jenis penyakit, bersihkan sangkar dari kotoran yang ada.
  • Tambahkan atau ganti Voer dan buah segar.
  • Bersihkan tempat minum dan ganti air minumnya.
  • Berikan jangkrik 2 ekor pada cepu pakan. Ingat! jangan memberikan jangkrik secara langsung.
  • Jemur burung selama 1-2 jam per hari, mulai jam 08.00 hingga 10.00. Saat penjemuran pastikan tidak melihat burung sejenis.
  • Setelah selesai dijemur, burung diangin-anginkan sebentar, 10 – 15 menit. Selanjutnya sangkar dikerondong.
  • Pada saat burung beristirahat, yaitu pukul 10.30 – 15.00 burung bisa dimaster menggunakan suara master atau burung-burung master.
  • Setelah burung beristirahat, yaitu sekitar jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali. Bila perlu kamu bisa memandikanya lagi.
  • Beri lagi jangkrik 1 ekor dalam cepu pakan.
  • Setelah jam 18.00 burung kembali dikerodong dan bisa dimaster lagi selama istirahat hingga pagi harinya.

Tambahan :

  • Kroto segar maksimal diberikan 2x seminggu dengan porsi 1 sendok teh/pemberian. Untuk waktunya biasa kamu atur, misalnya senin dan kamis.
  • Cacing bisa diberikan 1x seminggu dengan porsi 2 cacing. Waktunya bisa kapan saja, misalnya hari senin pagi.
  • Bauh segar bisa diberikan setiap hari. Agar tidak bosan kamu bisa mengganti buah yang diberikan, misalnya senin sampai jum’at diberi pepaya, sedangkan sabtu dan minggu bisa diberi pir, apel, pisang atau buah lain.
  • Vitamin khusus burung bisa diberikan seminggu sekali.

2. Settingan Anis Merah Lomba

Setelah mempelajari perawatan harian, selanjutnya kita pelajari perawatan untuk lomba.

Perawatan ini bertujuan untuk mempersiapkan burung anis merah agar memiliki stamina yang bagus dan tingkat birahi yang pas supaya bisa gacor dan teler ketika digantang.

Kunci keberhasilan pada tahap ini yaitu seberapa kenal karakter dasar burung yang kamu rawat.

  • H-3 sebelum lomba, Porsi jangkrik dinaikkan menjadi menjadi 4 ekor sehari, yaitu 2 ekor pagi dan 2 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, Kurangi durasi penjemuran, sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum digantang diarena lomba, burung di mandikan lalu diberi Jangkrik 1 ekor saja.
  • Pada saat burung akan turun lomba, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

Tambahan ;

  • Hindari pemberian ulat hongkong untuk menggenjot birahi anis merah. Hal tersebut bisa membuat tingkat birahi menjadi tidak stabil bahkan cenderung over.
  • Joki lapangan sebaiknya orang yang tidak terlibat dalam perawatan harian si burung.

3. Perawatan Anis Merah Pasca Lomba

Pasca lomba atau setelah lomba, burung perawatan burung perlu diperhatikan. Hal ini bertujuan untuk memulihkan kondisi fisik dan stamina burung.

  • Porsi pakan tambahan (EF) kembali ke perawatan harian Harian.
  • H+1 setelah lomba berikan multivitamin sepeperti SUPERVIT.
  • Lakukan penjemuran maksimal 30 menit saja hingga H+3 setelah Lomba. Selanjutnya kembali seperti perawatan harian.

Baca juga : Harga Burung Anis Merah

Demikianlah cara merawat burung anis merah yang bisa saya sampaikan dalam artikel ini. Semoga ulasan tersebut bermanfaat untuk yang membacanya.

Apabila kamu merasa artikel ini menarik, silahkan share ke media sosial kalian dan jangan lupa kunjungi terus CitCuit.iD untuk mendapatkan artikel terbaru yang kami bagikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *